Membaca dan Bermain di Perpustakaan Anak Cikini DKI Jakarta

Salah satu yang bikin makin semangat untuk ngajak Arkan dan Abi nya ke Perpustakaan ini adalah kalimat tidak dipungut biaya, alias gratis 😁 Selain itu, karena rekomendasi beberapa Ibu-ibu blogger yang mengukuhkan kalau Perpustakaan ini worth to visit.

Perpustakaan Anak Cikini merupakan bagian dari Perpustakaan Daerah DKI Jakarta. Lokasinya di lantai Gedung Perpustakaan Daerah Cikini, komplek Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Raya Cikini, Jakarta Pusat, tepat di sebelah Planetarium. Waktu operasionalnya Senin-Minggu pukul 09.00–20.00 wib (libur nasional tutup).

20160213_105438_hdr

Sebelum ke lantai 2, di lantai 1 nya kita harus lapor dan mengisi buku tamu terlebih dahulu. Jika ingin menitipkan tas atau barang lainnya, di lantai 1 terdapat loker yang bisa kita peroleh kuncinya dengan meninggalkan KTP di tempat kita melapor dan mengisi buku tamu tadi. Setelah itu baru deh bisa menikmati isi perpustakaan. Gampang kan…

Fasilitasnya ngga cuma buku-buku aja, tapi juga beragam permainan edukatif (wooden blocks, puzzle, wire game, etc) dan area permainan indoor yang luas. Pokoknya such a little heaven buat anak-anak. Dan seperti peraturan di perpustakaan pada umumnya, dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam ruangan.

20160213_095026

20160213_100850

Berasa lagi di Taman Kanak-kanak ya 😊Koleksi buku anak-anaknya juga banyak dan bagus-bagus. Selain tersedia yang bahasa Indonesia, juga tersedia buku anak-anak dengan bahasa Inggris. Kalau saya tinggal di Jakarta mungkin Perpustakaan ini menjadi salah satu tujuan kunjungan rutin bulanan. Worth to visit. Mari ramaikan Perpustakaan 🙂

20160213_104809

20160213_094927_hdr

20160213_094612

20160213_093252

20160213_095110

20160213_102206

Playtime Kids Club : Satu Tempat, Beragam Zona Permainan

Mumpung Maret lalu stay sementara di Tangerang, jauh-jauh hari sebelum berangkat ngoprek-ngoprek google dulu buat nyari rekomendasi wahana anak-anak yang lokasinya masih  seputaran Tangerang. Salah satu yang direkomendasikan adalah Playtime Kids Club yang berlokasi di Lantai 1 Lotte Mart Bintaro. Lokasinya juga ngga jauh dari tempat kita tinggal.

Biaya masuknya Rp 80.000,- (untuk 2 jam pertama) dan per 1 jam berikutnya dikenakan biaya Rp 30.000,-. Pendamping untuk 1 orang Free. Kalau lebih dari 1 orang Rp 20.000,-. Sebelum masuk ke area bermain, anak-anak harus menggunakan kaos kaki.

20160213_172931

Fasilitas didalam area lumayan lengkap. Ada tempat penitipan sepatu/sendal, toilet yang children-friendly, dan ruang tunggu untuk Orangtua yang menunggu diluar area bermain. Di ruang tunggu ini Orangtua bisa baca-baca majalah yang disediakan atau nyalain laptop sambil nunggu anak-anaknya selesai main. Suami saya sih ini 😁 Selain itu ada Baby Zone-nya. Jadi sementara Si Kakak bermain, Si Adik juga bisa bermain di Baby Zone ini.

Playtime Kids Club memiliki 13 zona permainan :

1. Zona Permainan Pasir

20160213_174522

Di zona ini anak-anak bisa bermain pasir seperti di pantai. Bahkan disediakan sepatu botnya juga. Setelah main-main pasir jangan lupa cuci tangan di toilet ya.

20160213_180031

2. Zona Permainan Musik

20160213_173346

3. Zona Permainan Automotif

20160213_174221

4. Zona Bubble Raksasa

5. Zona Berkemah

20160213_173018

Kolam pancing di Zona Perkemahan.

20160213_182304

6. Zona Bayi

20160213_173050

7. Zona Car Bounce

8. Zona Bermain Roller Side dan Perosotan dan 9. Zona Roller Ball

20160213_173542

10. Zona Boneka Gomdori

20160213_173200

11. Zona Pets Rider

12. Zona Pasar / Market

20160213_181210

Selain tempat belanja sayur, buah dan ikan, tersedia peralatan masak dan set dapurnya juga, lho. Karena ruang dapurnya dikuasai oleh kakak-kakak jadinya Arkan cuma kebagian belanja aja 😁 mohon ngertiin kakak-kakak-nya ya nak.

13. Zona Block

Kalau zona ini bahkan yang doyan bukan anak-anak aja, tapi juga orang dewasa. Karena di zona ini bisa puas banget mainin lego 😀 Set nya juga macem-macem dan banyak.

20160213_173618

20160213_173654

Selain ke 13 zona bermain tadi, dibeberapa spot dilengkapi games, seperti; jungle drummer, maze, speed touch dan mini hockey.20160213_173304

20160213_180559

20160213_173031

See, Arkan sampai yang over semangat gitu nyicipin semua zona permainannya. Pulang-pulang langsung tepar 😅 Kapan-kapan kita main sini lagi ya, Nak 😀

Daftar Drama & Film Korea dengan Genre Thriller / Kriminal

Beberapa waktu lalu saya sempat mereview drama korea berjudul SIGNAL (2016) yang sukses bikin saya harap-harap cemas sama keberadaan season keduanya. Bonusnya, saya dapet rekomendasi beberapa film dan drama korea dengan genre sejenis dari teman-teman saya di facebook.

Setelah nge-list rekomen-rekomen yang masuk di note henpon, segera tangan ini ngotak-atik asianwiki dan wikiped buat baca-baca sinopsis. Ternyata rekomennya memang keren-keren. Duh, kemana aja sih selama ini 😁

Berikut beberapa daftar drama dan film Korea dengan genre crime ataupun thriller yang bakal masuk antrian watch-list saya. Selebihnya ntar saya update kalo nemu drama thriller yang bagus-bagus lagi.

1. Missing Noir M (2015)

missing_noir_m-p1

  • Drama: Missing Noir M (literal title)
  • Revised romanization: Siljongneuwareu M
  • Hangul: 실종느와르 M
  • Director: Lee Seung-Young
  • Writer: Lee Yoo-Jin
  • Network: OCN
  • Episodes: 10
  • Release Date: March 28 – May 30, 2015

SINOPSIS. Gil Soo-Hyun (Kim Kang-Woo) adalah pria jenius. Dia berhasil masuk kuliah di Harvard University pada usia 10 tahun. Lulus dari Harvard, dia memutuskan untuk bekerja di FBI dan bekerja disana selama 10 tahun. Setelah itu, ia memutuskan untuk kembali ke Korea Selatan dan bekerja sebagai pemimpin Satuan Khusus Orang Hilang. Walau tampilannya sempurna, namun Gil Soo-Hyun menyimpan sebuah rahasia.

Di satuan tersebut dia menjadi partner Detektif Oh Dae-Young (Park Hee-Soon) yang telah bekerja sebagai detektif selama 20 tahun dan memiliki sense of justice yang kuat. Ia dikenal sebagai master kasus orang hilang. Bersama-sama mereka akan menangani kasus-kasus tersulit untuk dipecahkan.

 2. Phantom Detective (2016)

fullsizephoto704455

  • Movie: Phantom Detective (English title) / Detective Hong Gil-Dong: Disappeared Village (literal title)
  • Revised romanization: Tamjung Honggildong: Sarajin Maeul
  • Hangul: 탐정 홍길동: 사라진 마을
  • Director: Jo Sung-Hee
  • Writer: Jo Sung-Hee
  • Release Date: May 4, 2016
  • Runtime: 125 min.

SINOPSIS. Hong Gil-Dong (Lee Je-Hoon) menjalankan sebuah kantor detektif ilegal bersama Presiden Hwang (Go Ara). Mereka mencoba untuk membongkar kejahatan para kriminal mengikuti kehendak mendiang ayah Presiden Hwang. Hong Gil-Dong mampu melacak keberadaam hampir setiap penjahat dalam waktu satu jam atau kurang, kecuali Kim Byeong-Duk (Park Geun-Hyung) yang telah berhasil menghindarinya selama bertahun-tahun. Kim Byeong-Duk adalah orang yang membunuh ibu Hong Gil-Dong.

Akhirnya, Hong Gil-Dong mengetahui lokasi Kim Byeong-Duk dan kemudian pergi kesana saat larut malam. Tepat sebelum ia tiba, Kim Byeong-Duk diculik dan hanya kedua cucunya, Dong-Yi (Roh Jeong-Eui) dan Mal-Soon (Kim Ha-Na) yang tersisa. Karena ingin membalas dendam, Hong Gil-Dong membawa Dong-Yi dan Mal-Soon untuk menemukan kakek mereka. Namun segera Hong Gil-Dong menemukan dirinya sedang melawan sebuah organisasi yang kuat dan sangat gelap bernama Gwangeunhwe Ultra.

3. Gap-dong (2014)

gap_dong-p02

  • Drama: Gap Dong
  • Revised romanization: Gapdongi
  • Hangul: 갑동이
  • Director: Jo Soo-Won
  • Writer: Kwon Eum-Mi
  • Network: tvN
  • Episodes: 20
  • Release Date: April 11 – June 21, 2014

SINOPSIS. Pada tahun 1996, (fiksi) Kota Iltan di Provinsi Gyeonggi: Seorang gadis muda dibunuh secara brutal oleh orang tak dikenal pada malam yang gelap. Total sudah ada sembilan kasus pembunuhan dalam radius dua belas kilometer sejak tahun 1993 di kota ini. Polisi menyimpulkan bahwa orang yang mereka juluki “Gap-dong” ada di balik kejahatan tersebut.

Tapi detektif Yang Cheol-gon yakin bahwa pembunuh sebenarnya Ha Il-sik, intelektual yang juga merupakan penduduk kota Iltan. Untuk membuktikan dirinya tidak bersalah Ha Il Sik bunuh diri. Kematiannya mengilhami anaknya Moo-Yeom menjadi seorang polisi untuk membersihkan nama ayahnya dan mengembalikan kehormatannya.

Tujuh belas tahun kemudian, Moo-Yeom adalah seorang detektif polisi yang menghabiskan karirnya mengejar jalan buntu dan membantu anak-anak nakal. Setelah undang-undang pembatasan pada kasus Gap-dong berakhir, Moo-Yeom pun mengundurkan diri pada keyakinan bahwa Gap-dong sudah mati. Tapi kemudian serangkaian insiden terjadi di kota yang memiliki kemiripan menakutkan dengan kejahatan Gap-dong.

4. Special Affairs Team Ten (2011 – 2012)

special_affairs_team_ten-p1

  • Drama: Special Affairs Team TEN
  • Revised romanization:Teugsusageonjeondamban TEN
  • Hangul: 특수사건전담반 TEN
  • Director: Lee Seung-Young
  • Writer: Lee Jae-Gon
  • Network: OCN
  • Episodes: 9
  • Release Date: November 18, 2011 – January 20, 2012

SINOPSIS. “Special Affairs Team TEN” adalah unit investigasi kriminal yang menangani kejahatan paling kejam di Korea Selatan. Kejahatan-kejahatan ini biasanya memiliki kurang dari tingkat 10% penangkapan. Mereka mengejar para pembunuh yang paling terkenal yang mencoba untuk melakukan kejahatan dengan sempurna.

Yeo Ji-Hoon (Joo Sang-Wook) adalah mantan detektif top-notch, tapi sekarang bekerja sebagai seorang profesor. Dia kemudian menjadi pemimpin Special Affairs Team TEN. Nam Ye-Ri (Jo An) telah menjadi detektif selama 4 tahun. Dia bergabung dengan Special Affairs Team TEN karena kekuatan penalaran psikologisnya. Baek Do-Sik (Kim Sang-Ho) 24 tahun veteran detektif. Dia memiliki intuisi yang tajam. Bae Do-Sik juga bergabung dengan Special Affairs Team TEN. Sedang Park Min-Ho (Choi Woo-Sik) adalah seorang detektif baru. Dia bergabung dengan Special Affairs Team TEN setelah mengesankan Profesor Yeo Ji-Hoon dengan kekuatan penalarannya.

5. Bad Guys (2014)

bad_guys_korean_drama-p1

  • Drama: Bad Guys (literal title)
  • Revised romanization: Nappeun Nyeoseokdeul
  • Hangul: 나쁜 녀석들
  • Director: Kim Jung-Min
  • Writer: Han Jung-Hoon
  • Network: OCN
  • Episodes: 11
  • Release Date: October 4 – December 13, 2014

SINOPSIS. Untuk mengatasi kenaikan jumlah kejahatan, Kepolisian meminta Detektif Oh Goo-Tak (Kim Sang-Joong) untuk membentuk tim yang terdiri dari para penjahat. Detektif Oh Goo-Tak saat ini ditangguhkan dari kepolisian karena menggunakan kekuatannya secara berlebihan. Detektif Oh Goo-Tak mengumpulkan anggota tim: Park Woong-Cheol (Ma Dong-Seok) yang merupakan gangster, Lee Jung-Moon (Park Hae-Jin) yang merupakan pembunuh berantai termuda dengan kecerdasan luar biasa dan Jung Tae-Soo (Jo Dong-Hyuk) yang merupakan pembunuh bayaran. Juga, Polisi Inspektur Yoo Mi-Young (Gang Ye-Won) bergabung dengan tim.

6. The Devil / The Lucifer

download

  • Drama: The Lucifer / The Devil / Devil Times
  • Revised romanization: Mawang
  • Hangul: 마왕
  • Director: Park Chan-Hong
  • Writer: Kim Ji-Woo
  • Network: KBS2
  • Episodes: 20
  • Release Date: March 21 – May 24, 2007

SINOPSIS

Serial ini berkisah tentang dua orang yang ditakdirkan untuk menghadapi satu sama lain. Pun dengan tokoh-tokoh lainnya. Mereka terhubung oleh sebuah insiden pembunuhan 12 tahun lalu.

Kisahnya diawali dengan potongan gambaran “penglihatan” dari seorang gadis kecil. Gambaran penglihatan tersebut merupakan potongan-potongan kejadian pembunuhan seorang siswa sekolah tidak jauh dari lokasi gadis kecil itu berdiri. Gadis kecil tersebut menjadi saksi pertama atas kasus pembunuhan tersebut, namun kesaksiannya diabaikan karena dianggap tidak masuk akal.

Dua belas tahun kemudian, detektif Kang Oh-soo (Um Tae-woong) menerima sebuah surat dan sebuah kartu tarot yang bertulis “judgement”. Dan permainan kemudian dimulai diantara semua pelaku, korban, dan orang-orang yang pernah berhubungan dengan kasus pembunuhan 12 tahun lalu tersebut, bagaimana setiap pihak berupaya untuk mengungkap sebuah kebenaran yang pahit.

*yang ini sudah saya review. bisa dibaca disini >> THE DEVIL REVIEW


Nah, sepertinya segitu dulu. Sebenernya ada satu lagi film tahun 2003, judulnya Memories of Murder. Film ini banyak banget dapet Awards. Tapi tema kasus di film ini sama dengan serial Gap-dong.  Makanya jadi bingung masukin watch-list apa ngga 😅 Review nyusul, soalnya belum ditonton semua. Kalau sudah ntar tak link. Happy smart watching!

*semua sinopsis diterjemahkan dari asianwiki dan wikipedia

Pengalaman Belanja di Aliexpress.com

Bulan Agustus 2016 lalu saya nyoba-nyoba belanja kain di Aliexpress.com. Saya tertarik karena free shipping alias gratis ongkos kirim sampai ke alamat rumah, dan memang lagi naksir sama motif kainnya juga. Alhamdulillah, ternyata dapet seller yang respon-nya cepat. Barangnya juga ngga disangka-sangka datangnya cepat, ngga sampai hitungan 2 minggu (kira-kira 10 hari). Padahal beberapa bulan sebelumnya Suami pernah order sparepart elektronik seharga US$30, dan barangnya sampai di rumah sekitar 1 bulan lebih. Di web nya juga memang sudah ada keterangan kalau perkiraan barang sampai sekitar 20 – 36 hari. Makanya rada kaget begitu barangnya sampai dengan cepat 😀 Mungkin tergantung seller dan lokasi stok barangnya juga ya.

1475462187464

Saya belanjanya di Ann Fashion Accessories yang khusus menjual peralatan craft dan kain. Jangan lupa, sebelum belanja periksa dulu rate seller-nya (ada dibagian atas menu) dan cek harga dengan toko online lain. Biasanya ada yang jual barang yang sama, tapi harganya berbeda.

Usahakan belanja dibawah US$50 satu paket. Karena kalau diatas US$50 akan kena pajak impor. Kalau misalnya belanja banyak item, pinter-pinter aja komunikasi sama seller-nya untuk membagi paketnya biar ngga lebih dari US$50. Toh free shipping juga.

Kelebihan belanja di Aliexpress yang saya rasakan (IMHO) :

  1. Update informasi tracking yang jelas dan user-friendly. Maklum lokasinya jauh, jadi rada deg-degan 😅
  2. Barang-barang yang dijual ada banyak macam. Ada yang memang bisa dicari Indonesia, ada juga yang tidak ada di Indonesia. Tapi biasanya orang belanja di Aliexpress karena memang barang yang dicari ngga ada / belum nemu di Indonesia. Dari barang-barang sepele sampai yang ribet dan unik.
  3. Free Shipping. Bebas Ongkos Kirim. Beneran cuma bayar harga barang aja.
  4. Metode pembayaran mudah

Kekurangannya ya itu, barangnya sampainya lama. Kekurangannya ini memang wajar. Secara barangnya di China 😅 Kalau lagi untung seperti kasus saya, ngga sampai 2 minggu barang sudah mendarat manis ke alamat rumah. Tapi umumnya 1 bulan baru sampai.

Cara Belanja :

  1. Sebelumnya buat akun dulu di Aliexpress
  2. Setelah punya akun, pilih barang yang ingin dibeli, atau ketik nama barang di kolom search.
  3. Klik Barangnya. Akan muncul halaman seperti gambar dibawah. Scroll ke bawah untuk melihat keterangan tambahan seperti gambar, klasifikasi barang, shipping, dan feedback.ali2
  4. Klik Quantity. Berapa jumlah barang yang ingin kita pesan
  5. Klik Buy Now. Atau kalau masih mau belanja, klik Add Cart.ali3
  6. Setelah klik Buy Now akan muncul halaman review order seperti gambar diatas. Klik alamat yang akan dituju atau kalau mau edit alamat juga bisa. Setelah selesai, klik Place Order. Akan muncul halaman Metode Pembayaran seperti gambar dibawah.ali4
  7. Sebelum klik Pay Now, pilih Metode Pembayarannya dulu (Payment Methods). Pembayaran bisa dilakukan dengan kartu kredit, doku wallet, atau ATM transfer. Kalau ngga punya kartu kredit (seperti kami) bisa melalui Doku Wallet, tinggal buat akunnya. Baru deh proses.

Informasi trackingali1

 

Mandi Sehat dengan La Nina Soap (Review)

Saya suka banget dengan hal-hal yang berbau natural, handmade, atau handcrafted. Ngga cuma urusan produk makanan, tas, atau sepatu, tapi juga urusan perlengkapan mandi, salah satunya sabun.

Alasan utamanya karena saya memang jarang perawatan tubuh ke salon, setahun mungkin sekali atau dua kali. Ataupun ngga sama sekali. Pertama, waktu ngga punya, maklum, untuk sementara hidup masih antara bocah, rumah yang hampir mirip kaya’ replika kapal karam di samudra atlantik dan kantor 😅 Kedua, memang level kerajinan saya untuk urusan perawatan tubuh lumayan mengkhawatirkan dari jaman remaja dulu.

Jadi saya BUTUH banget daily use product yang menyehatkan, alami dan tentu saja, SIMPLE. Ngga pake ribet urutan aturan dll. Maka dari itu, perawatan khusus badan jatuh pada sabun handmade yang saya percaya lebih sehat untuk badan.

Sempat beberapa kali ganti merek handmade soap sampai akhirnya istiqamah dengan satu merek hingga sekarang. Pilihan saya jatuh pada La Nina Soap. Awalnya nyoba-nyoba, akhirnya setelah merasa cocok hingga sekarang saya sudah restock sampai 4 kali.

1475158704237

Sebelumnya, setelah melahirkan anak kedua saya punya masalah keputihan. Tadinya saya anggap biasa. Tapi setelah berbulan-bulan mulai nimbulin efek gatel di daerah selangkangan. Alhamdulillah setelah pakai sabun ini gatel-gatelnya hilang dalam sebulan. Saya sendiri awalnya beli bukan karena mau ngilangin gatel-gatel itu, tapi karena memang seneng aja sama produk-produk handcrafted. Eh, alhamdulillah efeknya malah kesitu 🙂

1475156332687-1

Hampir semua jenis sabun La Nina Soap sudah saya coba. Sampai bingung nentuin favorit yang mana 😁 Belakangan juga La Nina Soap mengeluarkan produk-produk selain sabun. Ada Lipbalm, sabun tangan, Lipscrub, All Purpose Balm dan Baby Oil. Bisa custom order juga.

1475158522479

Selain itu, sabun-sabun La Nina Soap bisa banget dipakai untuk Balita. Anak saya make juga soalnya. Kulit jadi lembab, lembut, dan memang berasa sehatnya. Tapi jangan sampe kena mata ya 😀 Yang scented kalau ngga salah ada juga, tapi saya sendiri lebih condong pada kegunaannya. Service owner nya juga bintang 5 💕

Untuk harga, per batang harga sabunnya Rp 45.000. Mahal? Kalau bagi saya pribadi, dibandingkan dengan tambahan biaya perawatan tubuh yang ratusan ribu itu ya jelas jauh lebih murah 🙂 Apalagi ini handmade. IMHO, lho. Mudah-mudahan ke depannya semakin berkembang dan meluas. Produk-produk seperti ini harus kita dukung terus kan ya.  Ganbatte!

Singapore Zoo : Bermain Sambil Mengenal Hewan dan Alam

IMG20141115125549

Jaman saya dan adik saya masih kecil dulu, karena kami tinggal di daerah perbatasan (Batam), salah satu destinasi wisata kalau liburan keluarga adalah melancong ke tetangga sebelah, Singapura. Nah, ke Singapore Zoo ini dulu semacam kunjungan wajib kalau ke Singapura, maklum anak-anak 😀 Ngga nyangka setelah punya anak ternyata tujuan wisatanya masih sama ^^” Bener-bener jadi nostalgia masa kecil.

Singapore Zoo cukup mudah dijangkau, lokasinya terletak di 80 Mandai Lake Road. Cukup naik MRT disambung dengan satu kali naik Bus yang memang tujuannya kesini. Posisi kami saat itu stay di salah satu hotel backpacker di Little India. Tenang aja, urusan kemudahan transportasi Negara Singapura patut diacungi jempol. Dan negaranya pun memang negara ramah turis. Di setiap titik pemberhentian MRT atau Bus selalu ada peta yang sangat membantu para turis. Masyarakatnya pun kalau ditanya ngga segan-segan membantu.

Daily operating hours nya dari jam 8.30 pagi – 6 sore (waktu Singapura). Harga Tiketnya, untuk dewasa $33, usia 3 – 12 tahun $22, dan untuk anak dibawah 3 tahun gratis. Tiketnya bisa pesen online juga, dapetnya lebih murah.

Ragam fasilitasnya lumayan lengkap, bahkan termasuk memudahkan ibu-ibu yang membawa balita seperti saya. Ada fasilitas rental stroller (kereta dorong), kereta tarik, dan juga loker penitipan tas dan barang-barang pribadi dengan tarif $3. Letaknya deket-deket pintu masuk. Di beberapa titik juga disediakan Diaper Changing Facilities dan Nursing Room. Jangan segan-segan nanya official staff nya.

IMG20141115151315

IMG20141115132259

IMG20141115151801

Singapore Zoo memiliki banyak zona dan juga event-event edukasi yang menarik. Event updates nya bisa dilihat di web nya langsung ya. Karena zona-zona hewannya banyak, satu hari kayaknya ngga cukup menjelajahi semua. Jangan heran juga kalau ketemu turis yang nyambi olahraga lari. Karena memang lokasinya terletak di lahan yang luas banget dan lumayan banget lihat-lihat nyambi olahraga.

Kalau males jalan jangan khwatir, ada fasilitas Zoo Tram, semacam kereta api pendek yang bisa membawa kita keliling Zoo. Terminalnya tersebar di seluruh area Zoo. Oya, ntar di pintu masuk jangan lupa ngambil peta zoo yang sangat informatif. Tapi kayaknya dikasih sih waktu beli tiketnya. Papan petunjuk lokasi dan papan informasinya juga jelas.

IMG20141115145455

IMG20141115150840

Ada beberapa zona dimana kita bisa berinteraksi langsung dengan hewan-hewan yang ada didalamnya 🙂 seru kan. Kalau mau naik kuda juga ada zona Ponny Ride. Ini kenangan masa kecil paling membekas deh. Kalau ngga salah pertama kalinya naik kuda ya disini ^^” Arkan ngga sempet nyobain mainan Emaknya, secara waktu kita juga terbatas, jadi ke zona yang bener-bener dia suka aja.

IMG20141115143613

Di setiap zona biasanya dilengkapi dengan sesuatu yang informatif mengenai hewan yang ada didalamnya. Ngga cuma hewan aja, tapi juga tentang alam. Jadi selain mengenal hewan, anak-anak juga diajak mengenal alam.

IMG20141115141532

IMG20141115143857

IMG20141115141727

Kalau ingin main-main ada Play time Area dan Wet Play Area nya. Letaknya di Kidzworld. Bukanya jam 9 pagi – 6 sore. Tapi Arkan waktu itu ngga ke Wet Play Area, soalnya lupa bawa baju ganti 😀

IMG20141115142231

Singapore Zoo juga punya Pray Room dan beberapa restoran. Tapi kalau kami pribadi bawa bekal sendiri sih 😀 lumayan mengikis pengeluaran. Zona lainnya yang biasa dikunjungi adalah zona atraksi anjing laut dan zona kutub. Zona lainnya masih ada lagi ya, cuma kaminya ngga sempet menjelajahi semua.

IMG20141115135958

IMG20141115150145

IMG20141115145910

Informasi mengani event-event dan promo bisa langsung dilihat di web resminya http://www.zoo.com.sg/. Selamat berwisata…! 🙂

Wisata Memetik Jambu di Kebun Jambu Marina Batam

20160924_163648

Biasanya kalau dengar kata Batam yang terlintas dipikiran orang luar, kalau ngga coklat, belanja tas dan parfum, pantai, jembatan Barelang atau nyebrang ke tetangga sebelahnya (Singapore). Nah, minggu lalu kami sekeluarga di ajak Opungnya Arkan berkunjung ke lokasi Agrowisata di Batam, Kebun Jambu Marina. Lokasinya terletak di dalam Harris Resort, Kawasan Wisata Marina Waterfront, Tanjung Riau. Btw, di area Marina Waterfront ini terdapat beberapa objek wisata. Letak kebun jambu ini sendiri kalau dari arah masuk pas di sebelah kiri jalan. Kebun Jambu ini lumayan luas ternyata, kurang lebih 3 ha.

20160924_155601-1

Diluar sangkaan, ternyata Arkan lebih excited kesini ketimbang waktu diajak jalan-jalan ke Mall 😀 Terbukti lari kesana kemari, bahkan sukarela bawa plastik buat nampung jambu yang dipetik Opung dan Abinya. Asyiknya di kebun ini kita bisa metik jambunya sendiri. Tapi kalau males metik sendiri bisa juga langsung beli di counter depan. Sayangnya waktu kami kemari (hari Sabtu) jambu-jambunya baru aja dipanen, jadi cuma dapet sedikit, ngga nyampe setengah kantong.

untitled

Oya, sebelum dimakan jambu-jambu yang sudah kita petik harus ditimbang terlebih dahulu. Tempat nimbangnya ada di depan pintu masuk. Jadi kalau sudah metik jangan langsung dimakan dulu ya. Jambu-jambu yang kita petik juga diperiksa dulu loh sama tukang kebunnya. Kalau ada yang busuk ngga bakal dimasukin, bahkan jambunya diganti, jadi bener-bener excellent service.

20160924_155123

Selain bisa menikmati “acara metik jambu sendiri”, kita juga bisa menikmati Jus Jambu Murni yang bisa kita beli di pondok di depan pintu masuk. Kalau lapar tenang aja, di kebun ini ada pondok lesehan yang menjual Ayam Lombok Ijo dan bakso.

20160924_155216

Nah, untuk anak-anak sekolah (TK/SD/SMP) Kebun Jambu Marina ini juga menyediakan tawaran Paket Study Wisata, lho. Cocok banget masuk program list sekolah-sekolah yang ingin mengadakan kunjungan edukatif untuk murid-muridnya.

20160924_160917-1

Daan, sebagai kenang-kenangan di memory handphone para pengunjung, Kebun Jambu Marina nyediain special corner untuk foto-foto 😀 Sehat dapet, kenyang dapet, foto-foto juga dapet 🙂 Selamat berkunjung……….!

Review : SIGNAL (2016)

signal_korean_dramaBaru kali ini ya saya review Drama Korea. Tapi yang satu ini beda banget sama drama-drama Korea yang umumnya sudah kita ketahui tipe cerita atau karakter tokohnya. Saya yang bukan hard core fan drama korea aja bisa suka. Kemungkinan besar karena genre dramanya juga yang memang kesukaan saya 😀

Genre-nya Kriminal, Thriller, and a very little bit fantasy. Kasus-kasus yang dibahaspun kasus-kasus real yang pernah terjadi di negara Korea Selatan dalam kurun waktu tahun 1980-an hingga 2000-an.

PLOT

Kisahnya tentang sebuah walkie-talkie yang menghubungkan seorang detektif bernama Detektif Jae-Han (Cho Jin-Woong) yang hidup di tahun 1989 dengan seorang profiler pidana bernama Hae-Young (Lee Je-Hoon) yang hidup di tahun 2015.

Hae-Young bekerja sebagai profiler pidana dan juga seorang letnan polisi. Meskipun seorang polisi, tapi ia sendiri tidak percaya polisi karena pengalaman masa lalunya.

Tahun 2000. ketika Hae-Young masih di sekolah dasar, teman sekelasnya Yoon-Jung diculik dan kemudian ditemukan tewas. Sebelum penculikan, Hae-Young sempat melihat seorang wanita mengambil Yoon-Jung dari sekolah pada hari itu, tapi polisi mengumumkan bahwa tersangkanya adalah seorang pria. Kemudian Hae-Young pergi ke kantor polisi dan mengatakan kepada polisi bahwa ia melihat penculik Yoon-Jung dan dia adalah seorang wanita, bukan pria. Namun para petugas polisi tidak menggubrisnya. Hingga saat ini pembunuh Yoon-Jung tidak pernah tertangkap dan kasusnya tetap belum terpecahkan.

Tahun 2015. Hae-Young bertemu seorang wartawan di sebuah kafe untuk mengungkapkan skandal seorang selebriti. Pada saat itu juga seorang veteran detektif Soo-Hyun (Kim Hye-Soo) mengintai pertemuan tersebut, Soo-Hyun tidak tau bahwa Hae-Young adalah seorang polisi, kemudian menangkap Hae-Young dengan tuduhan menguntit selebriti.

Setelah terbebas dari tuduhan tersebut, Hae-Young meninggalkan kantor polisi (kantor polisi yang sama saat ia pergi ketika masih anak-anak), ia mendengar seseorang berbicara kepadanya. Setelah mencari disekitar lokasi ia menemukan sebuah walkie-talkie. Ternyata orang yang berbicara dengan Hae-Young itu adalah Detektif Jae-Han. Sejak saat itu Hae-Young dan Detektif Jae-Han mulai berkomunikasi melalui walkie-talkie tersebut. Dari sini cerita dimulai.

REVIEW

Puas sama drama satu ini. Sayang banget cuma 16 episode. Tapi kalo nonton episode terakhirnya kayanya bakal ada season keduanya.

Untuk yang suka genre detektif, thriller, atau kriminal, drama korea satu ini saya rekomendasikan banget. Bagi saya semacam wangi baru dari dunia drama negeri ginseng. Commonly yang saya tau drama korea soalnya seputar cowok tampan kaya dan cewek cantik miskin, I’m so sorry.

Tapi drama yang satu ini bikin pandangan saya tentang drama korea harus direvisi 😀 hampir di setiap episode saya nangis nontonnya. Pertama, karena kasus-kasusnya diambil dari kisah nyata. Kedua, karena menyaksikan dampak hukum yang tidak adil terhadap kehidupan seseorang. Ketiga, bobroknya nilai-nilai moral baik itu dari lembaga hukum dan oknum-oknum didalamnya. Yang ini asli bikin gemes setiap nonton. Terutama waktu episode Han Se Kyu ngomong gini, “It’s a good country.” Han Se Kyu ini pembunuh dan pemerkosa, yang karena orangtuanya kaya banget dia selalu lolos dari tangan hukum. Makanya saat diselidiki oleh Hae-Young dia bilang ke Hae-Young kaya’ tadi, “It’s a good country.” Duh pengen tak tonjok.

Setiap kasus-kasus yang mereka tangani selalu berhubungan dengan Detektif Jae-Han yang berada di tahun 1989 dan sebelum kejadian-kejadian tahun 2000. Drama ini saya kasih nilai 5 stars juga karena twist-twist di-plotnya. Mudah-mudahan segera ada season keduanya.

Review : The Librarians (TV Series 2014 – present)

Awalnya ga sengaja nonton seri ini di TV waktu pulang ke Batam, pas pula masih episode 1. Tapi karena nontonnya ga konsen, alias nyambi nemenin si bocah main hehe… Akhirnya ngasih note di henpon about these series.

Plot (wikipedia) :

The series follows four people, Eve Baird (Rebecca Romijn), who is chosen by the Library to be the new Guardian, as well as Ezekiel, Cassandra and Jacob, who were asked to apply to the Library to become The Librarian, but for some reason didn’t show up to the “auditions”. So the Librarian position went in favour of Flynn Carsen (Noah Wyle). While Flynn is searching for the Library (which is lost in time and space during the pilot), the four become a new team of Librarians in order to solve impossible mysteries, recover powerful artifacts, and fight against supernatural threats, especially the forces of the Serpent Brotherhood, led by the mysterious immortal Dulaque (Matt Frewer).

Singkatnya ada sebuah Perpustakaan yang berisi buku-buku dan artefak langka yang sangaaaat besar tersembunyi dibawah kota (kota apa saya lupa). Perpustakaan ini memilih sendiri Pustakawan dan Penjaga-penjaganya.

Bahkan baru baca judulnya aja kemarin itu saya udah tertarik pengen ngikutin seri nya. I love everything about books and library. Tapi sepertinya harapan saya terlalu tinggi 😀

Pengennya lebih banyak episode tentang buku-buku atau semacamnya lah, tapi setelah ngikutin Season 1 nya, seri ini di saya malah lebih berasa Supernatural-series-taste. Ada yang pernah nonton Seri Supernatural? Kurang lebih seperti itu. Ada sih 1 episode tentang buku yang berjudul “Libris Fabula“, tapi kebanyakan episode malah lebih banyak tentang mitos-mitos. Ini yang bikin ga istimewa. Karena seri atau film yang mengangkat mitos sebagai isu utama nya sudah banyak. Harapannya dengan judul se-bookish itu bisa tampil beda.

Indoor Game : Jengket / Engklek Abaca

Karena saya pengen banget Arkan bebas gadget untuk sementara ini, akhirnya tiap hari muter otak bikin permainan untuk ngisi kegiatan Arkan. Salah satu ide yang keluar dari kepala adalah Jengket, atau ada yang nyebutnya Engklek. Bagusnya sih outdoor, tapi yang kali ini indoor. Walo sebenernya ga murni jengket sih 😀

Arkan seneng banget kegiatan gerak kesana kemari, kaya anak kancil ^^” Dan Jengket Abaca ini cocok banget, sekalian belajar membaca. Seru deh. Arkan sampe minta ulang-ulang. Setelah istirahat minta main lagi.

Yang diperlukan cuma kertas sama alat tulis.

20160107_095639-1

Setelah itu ditempelin dilantai.

20160107_100600-1

Cara mainnya juga gampang.

Pertama, kenalin dulu satu per satu suku katanya. Kalo saya cuma buat sampe “Ga” aja.

Kedua, orangtua memberi instruksi dimulai dari huruf a, kemudian diurutin ba, ca, da, sampai ga. Setelah terbiasa dengan berurutan, coba dengan acak. Misalnya dari “ba” ke “da”, atau dari ga ke ca.

Bisa juga loh diterapin untuk pengenalan warna, bentuk dan lainnya. Kalo untuk ngenalin warna bisa dengan kertas lipat untuk tempelannya, kalo bentuk ya tinggal gunting kertas sesuai bentuk-bentuk yang mudah dulu, seperti persegi segitiga, atau lingkaran.

20160107_100717

Ini Arkan lagi seru main *abaikan “pemandangan indah” nya 😂 maklum mau pindahan